Profil Laboratorium Sebagai Penunjang Praktikum IPA di SMP Negeri 1 Mojolaban Ditinjau dari Kualitas dan Teknis Pengelolaan Laboratorium

Authors

  • Rahmawati Eka Dewi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rina Astuti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

IPA merupakan bidang ilmu yang menghubungkan proses mencari tahu mengenai pengetahuan alam dengan sistematis. Dalam pembelajaran IPA perlu adanya penekanan pengalaman langsung kepada peserta didik, sehingga tidak terbatas padapengetahuan mengenai teori, konsep atau prinsip. Kegiatan pemberian pengalaman langsung kepada peserta didik dapat diterapkan dalam kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum dapat berjalan secara efektif apabila dilaksanakan di ruang laboratorium dengan kualitas yang memadai dan dikelola dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil laboratorium sebagai penunjang kegiatan praktikum IPA di SMP Negeri 1 Mojolaban ditinjau dari kualitas dan teknis pengelolaan laboratorium. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menggambarkan kualitas laboratorium IPA di SMP N 1 Mojolaban berdasarkan Permendiknas No. 24 Tahun 2007 memperoleh persentase pada masing-masing aspek: 1). Ruang laboratorium 100% (sangat baik), 2). Perabot 86% (sangat baik), 3). Peralatan pendidikan 60% (cukup baik), 4). Media pendidikan 100% (sangat baik), 5). Perlengkapan lain 80% (baik). Sedangkan teknis pengelolaan laboratorium IPA di SMP N 1 Mojolaban berdasarkan panduan pengelolaan dan pemanfaatan laboratorium IPA Kemendikbud 2017 memperoleh persentase pada masing-masing aspek: 1). Kelompok pengelola 60% (cukup baik), 2). Kelompok yang dikelola 85% (sangat baik), 3). Administrasi laboratorium 14% (sangat kurang), 4). Inventarisasi laboratorium 58% (cukup baik). Oleh karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa profil laboratorium sebagai penunjang praktikum IPA di SMPN 1 Mojolaban ditinjau dari kualitas laboratorium berkategori sangat baik dengan perolehan persentase rata-rata 85%, namun ditinjau dari teknis pengelolaan laboratorium masih kurang maksimal karena hanya memperoleh persentase rata-rata 54% dan termasuk kategori cukup baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-15