Perbandingan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa Calon Guru Sains menggunakan Model Pembelajaran Socio-Scientific Problem Based Learning with Spiritual Value dengan Model Problem Based Learning

Authors

  • Annur Indra Kusumadani Universitas Sebelas Maret
  • Sentot Budi Rahardjo Universitas Sebelas Maret
  • Sri Yamtinah Universitas Sebelas Maret
  • Baskoro Adi Prayitno Universitas Sebelas Maret

Abstract

Pembelajaran sains saat ini umumnya lebih terpusat pada dosen, dimana dosen menjadi sumber pengetahuan sehingga mahasiswa hanya mengandalkan informasi dari dosen dalam proses pembelajaran sehingga berdampak pada kemampuan berpikir tingkat tinggi lemah. Alternatif untuk mengatasi hal tersebut dengan menggunakan model pembelajaran SocioScientific Problem based Learning with Spiritual Value dan Problem based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa calon guru sains menggunakan model SocioScientific Problem based Learning with Spiritual Value dan problem based learning. Penelitian ini menggunakan kelas eksperimen dengan model Socio-Scientific Problem based Learning with Spiritual Value dan model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa calon guru sains FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta semester VI Tahun Akademik 2021-2022. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Two Independent Sample Test (Uji Mann Withney U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa calon guru sains menggunakan model pembelajaran Socio-Scientific Problem based Learning with Spiritual Value dengan model pembelajaran Problem based Learning. Nilai rata-rata dari kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan model SocioScientific Problem based Learning with Spiritual Value 66,20 dengan nilai terendah 56,35 dan nilai tertinggi 79,60. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi dari kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan model Problem based Learning sebesar 51,40 dengan nilai terendah 39,70 dan nilai tertinggi 69,10.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-15