Studi Fenologi dan Intensitas Pembungaan Cendana (Santalum albun Linn.) di Kabupaten Timor Tengah Selatan – Nusa Tenggara Timur

Authors

  • S Sumardi

Abstract

Cendana (Santalum album Linn.) merupakan salah satu spesies yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat digemari oleh masyarakat di seluruh dunia karena aroma minyak yang khas pada kayu terasnya. Jenis ini telah diklasifikasikan sebagai jenis vulnarable. Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah populasinya adalah dengan mempelajari pembungaan dan intensitas berbunganya. Informasi itu penting untuk memilih strategi terbaik untuk menghasilkan benih berkualitas tinggi. Studi fenologi dan intensitas pembungaan cendana dilakukan pada areal produksi benih cendana di Oelbubuk, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengamatan dilakukan pada musim berbunga tahun 2010 dan 2011 untuk mendapatkan informasi tentang pembungaan, proses menjadi buah dan pola berbunga. Pada populasi ini cendana membutuhkan waktu selama 111 hari dalam satu periode berbunga hingga menjadi buah masak. Jenis ini di lokasi penelitian memiliki musim berbunga sebanyak dua kali dalam setahun. Musim berbunga mencapai puncaknya pada bulan Juni dan Desember dengan pohon berbunga masing-masing sebanyak 38,75% dan 23,18% pohon.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-05-19