Inventarisasi Jenis Tumbuhan Asing Berpotensi Invasif di Taman Nasional Meru Betiri

Authors

  • Adi Susilo

Abstract

Di Indonesia terdapat lebih dari 900 jenis tumbuhan asing yang dimasa depan berpotensi menjadi invasif. Keberadaan tumbuhan asing invasif berdampak sangat buruk pada komunitas flora dan fauna setempat. Berbagai taman nasional di Indonesia telah terinvasi oleh tumbuhan asing invasif yang pengendaliannya memakan biaya sangat besar. Untuk melestarikan keragaman hayati baik pada tingkat ekosistem, jenis maupun genetik perlu dilakukan perlindungan terhadap serangan tumbuhan asing invasif. Mengingat pentingnya peran taman nasional dan besarnya dampak tumbuhan asing invasif pada ekositem lokal maka dilakukan penelitian inventarisasi jenis-jenis tumbuhan asing yang berpotesi invasif di Taman Nasional Meru Betiri. Inventarisasi tumbuhan asing telah dilakukan di resort Bandealit Taman Nasional Meru Betiri dengan metoda sabuk transek (belt transect). Empat transek sabuk selebar 1 m dengan total panjang 7,5 km dibuat untuk inventarisasi tumbuhan asing. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa terdapat 58 jenis tumbuhan asing dari 25 famili. Famili yang paling umum adalah Asteraceae, Cyperaceae dan Poacea. Dari 58 jenis yang ditemukan enam diantaranya termasuk dalam 100 jenis tumbuhan invasif terganas di dunia dan 20 jenis tumbuhan asing penting Indonesia yaitu Chromolaena odora, Lantana camara, Mikania micranta, Imperata cylindrica, Sida rhombifolia dan Stachtarpheta jamaicensis.Jenis tumbuhan asing yang telah invasif dan menimbulkan masalah di resort Bandealit adalah adalah Chromolaena odorata dan Lantana camara.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-05-19