Inventarisasi Jamur Makroskopis di Cagar Alam Barat dan Hutan Sekitarnya Pulau Nusakambangan

Authors

  • Pratama Bimo Purwanto
  • Mokhammad Nur Zaman
  • Imam Syafi'ih
  • Mochammad Romli
  • Arfiyansyah Adi
  • Tri Hardhaka
  • Muhammad Yusuf
  • Bakhtiar Fahmi Fuadi
  • Akhmad Saikhu Rifai
  • Muhamad Solakhudin Rouf
  • Zainul Laily
  • Andryan Muhammad Ikram

Abstract

Jamur merupakan salah satu kingdom tersendiri (kingdom fungi). Jamur di alam memiliki peran yang penting yaitu sebagai organisme pengurai, pendegradasi lignoselulosa. Pulau Nusakambangan merupakan pulau di setalan Jawa yang didominasi hutan primer dengan beberapa keanekaragaman hayati di dalamnya, salah satunya adalah keanekaragaman jamur makroskopis. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah metode survey (explore) langsung di lapangan, dengan menjelajah area CA Barat dan hutan sekitarnya di Pulau Nusakambangan pada bulan Maret, Mei, dan Oktober 2017 dengan menyusuri aliran sungai dan lantai hutan CA Barat Nusakambangan. Dari penjelajahan di CA Barat pulau Nusakambangan didapatkan 24 jamur makroskopis yang teridentifikasi. Dari 24 jenis tersebut 3 jenis dari divisi Ascomycota Cookeina tricholoma., Cookeina sp., dan Gyromitra infula. 21 jenis berasal dari divisi Basidiomycota Auricularia auricula-judae., Auricularia ploytricha., Ganoderma applanatum., Ganoderma boinense., Ganoderma lucidum., Ganoderma sp., Microporus xanthopus., Mycena sp., Marasmius curreyi., Rigidoporus sp., Ramariopsis crocea., Ramariopsis sp., Tricholoma sulphureum., Coprinellus sp., Russula sp., Trametes versicolor., dan Pslicoybe sp.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-05-19