Mengkaji Cara Kerja Penakar Curah Hujan Digital pada Alat Automatic Weather Station (AWS) di Lapan Pasuruan

Authors

  • Toni Subiakto
  • Noer Abdillah Sahri Noto Soepeno Ninoi

Abstract

Terdapat 2 bagian terpenting pada transduser (sensor) pengukur curah hujan sistem digital, yaitu bagian penampung volume air hujan (cawan berjungkit) dan bagian saklar pulsa (clock switch) jumlah curah hujan yang diukur dan diproses berawal dari bagian transduser. Beberapa unit blok pada alat penakar curah hujan digital menghasilkan nilai besaran untuk proses hasil curah hujan (CH) adapun beberapa blok terkait tersebut adalah : curah hujan (CH), kapasitas tampungan air (KTA) dan jumlah pulsa (∑ PLS). Untuk mengukur curah hujan dapat dihitung (CH) = (KTA) x (∑ PLS) secara mekanik kalibrasi alat tersebut dapat dilakukan dengan memutar pengatur kapasitas tampungan air sampai pada kapasitas tampung yang disesuaikan. Sistem penghitung clock/pulsa menggunakan up counter dari JK flip-flop yang memiliki 3 masukan yaitu : J, K, Clock dengan keluaran inverting Q (sebagai contoh menggunakan komponen IC 74LS73) hasil pengukuran alat penakar hujan digital AWS davis 6.0.3 di LAPAN Pasuruan dengan memasukkan air sebanyak : 100 ml dapat menghasilkan jumlah pulsa (PLS) : 18 sehingga kapasitas tampungan air KTA dapat dihitung sebanyak = 5,5 ml hasil kajian logika kerja pengukur curah hujan (CH) digital pada alat AWS Davis 6.0.3 di LAPAN Pasuruan didapatkan gerbang logika AND atau PERKALIAN.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-11-10