Seorang Wanita Usia 24 Tahun dengan Sesak Napas Akibat Anemia Mikrositik Hipokromik: Laporan Kasus

Authors

  • Ryllia Nurul Ash Shiddieqy Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Auliya Andriyati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Anemia mikrositik hipokromik adalah suatu kondisi hematologis yang ditandai dengan ukuran sel darah merah yang lebih kecil dari normal (mikrositik) dan kadar hemoglobin yang rendah (hipokromik). Salah satu jenis yang paling sering adalah anemia defisiensi besi, yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuh. Kondisi ini dapat terjadi akibat asupan zat besi yang tidak memadai, gangguan penyerapan, atau kehilangan darah seperti pada perdarahan setelah melahirkan. Kekurangan zat besi menghambat sintesis hemoglobin, sehingga mempengaruhi kapasitas darah dalam mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Kami melaporkan kasus anemia defisiensi besi pada pasien yang datang ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo dengan keluhan sesak napas, batuk disertai lemah letih dan pucat. Pemeriksaan laboratorium dan gambaran darah tepi menunjukan anemia mikrositik hipokromik atau anemia defisiensi besi. Pada pasien ini diberikan terapi tablet tambah darah, transfuse PRC 2 kolf, dan curcuma. Setelah 5 hari perawatan, pasien dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04