Seorang Anak 2 Tahun dengan Iktiosis Lamelar
Abstract
Latar Belakang: Kejadian iktiosis lamelar pada anak jarang terjadi. Prevalensi global iktiosis lamelar adalah 1 kasus per 300.000 kelahiran.
Tujuan: Kasus ini menyajikan iktiosis lamelar pada anak, yang bertujuan untuk menegakkan diagnosis, memberikan penatalaksanaan yang sesuai, dan mempertimbangkan potensi risiko terjadinya iktiosis lamelar.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian laporan kasus. Adapun pemilihan pasien berdasarkan kasus yang didapatkan dari Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Kabupaten Karanganyar dan difollow up sebanyak 3 kali setiap kontrol.
Hasil: Pemeriksaan dermatologis seluruh tubuh menunjukkan sisik hiperpigmentasi eritematosa sebagian, beberapa sisik berbatas jelas, dan beberapa plak menyatu. Pada kasus pasien ini, terapi yang diberikan terdapat perbaikan klinis yang terlihat dengan penggunaan pelembab emolien berupa vaseline dan klobetasol propionate serta cetirizine sirup, dan pedimin drop.
Kesimpulan: Diagnosis iktiosis lamelar pada kasus ini ditegakkan berdasarkan anamnesis pasien dan pemeriksaan fisik . Edukasi faktor risiko dan pemilihan obat sesuai keluhan merupakan kunci keberhasilan terapi pada pasien iktiosis lamelar.
