Evaluasi Manifestasi Klinis Neuropati Perifer dan Deformitas Ekstremitas pada Pasien Post-Kusta

Authors

  • Putri Dwi Anggreheni Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Femi Dwi Aldini Puskesmas Kartasura
    Indonesia

Abstract

Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang menyerang saraf perifer dan dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang neuropati perifer serta deformitas ekstremitas. Meskipun terapi multidrug therapy (MDT) efektif mengeliminasi infeksi, komplikasi neurologis dan muskuloskeletal sering berdampak pada fungsi motorik dan mobilitas pasien post-kusta. Penelitian ini mengevaluasi manifestasi klinis neuropati perifer dan deformitas ekstremitas serta dampaknya terhadap fungsi motorik dan aktivitas sehari-hari pada pasien post-kusta. Studi ini menggunakan metode laporan kasus pada seorang pria 44 tahun dengan riwayat kusta yang telah menyelesaikan terapi MDT. Evaluasi dilakukan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk menilai derajat neuropati perifer, kelemahan otot, serta gangguan mobilitas. Pemeriksaan fisik menunjukkan hipoestesia pada ekstremitas, atrofi otot, serta deformitas claw hand dan drop foot yang membatasi aktivitas pasien. Gangguan keseimbangan meningkatkan risiko jatuh dan cedera. Selain itu, pasien mengalami dampak psikososial akibat stigma sosial yang menyebabkan keterlambatan dalam pencarian pengobatan. Neuropati perifer dan deformitas ekstremitas pada pasien post-kusta memiliki dampak yang signifikan terhadap fungsi motorik dan kualitas hidup. Pendekatan klinis komprehensif, termasuk rehabilitasi fisik dan dukungan psikososial, diperlukan untuk meningkatkan kemandirian pasien dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04