Cephalgia Kronis Et Causa Brain Tumor pada Pasien Pediatric
Abstract
Tumor otak adalah sel-sel jaringan otak yang tumbuh secara abnormal yang asalnya dari otak maupun meningens, yang berupa tumor jinak maupun ganas yang membuat pendesakan desakan secara masif. Pendesakan bisa juga diakibatkan oleh edema di sekitar jaringan tumor sehingga terjadi peningkatan tekanan di daerah intracranial. Space occupying process (SOP) merupakan generalisasi adanya lesi pada ruang intracranial khususnya yang mengenai otak. Cephalgia merupakan gejala umum selama masa anak-anak, mempengaruhi 12,8% anak usia sekolah dan meningkat secara progresif menjadi 49% pada tahun-tahun remaja. Cephalgia mungkin merupakan gejala yang paling dikenal di antara gejala-gejala yang berhubungan dengan tumor otak dan pasien dengan cephalgia sering kali khawatir bahwa mereka mungkin memiliki neoplasma intrakranial. Kami melaporkan pasien anak perempuan berusia 12 tahun dengan diagnosis Cephalgia kronis et causa Brain Tumor yang dibuktikan pada anamnesis, pemeriksaan fisik didapatkan parese nervus VI sinistra dan nervus VII sinistra, UMN, serta pemeriksaan MRI didapatkan adanya massa pada frontoparietalis dextra. Diagnosis dapat ditegakkan lebih awal serta dapat dilakukan tindakan terapi yang sesuai dapat menurunkan angka mortalitas.
