Acute Kidney Injury pada Pasien dengan Chronic Kidney Disease: Laporan Kasus
Abstract
Latar Belakang: Acute Kidney Injury (AKI) masih menjadi masalah kesehatan global. Kejadian AKI mencapai 2.000-3.000 juta individu per tahun. AKI dapat terjadi pada kondisi Chronic Kidney Disease (CKD) dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas termasuk hilangnya fungsi ginjal jangka panjang. Penting untuk memahami lebih lanjut mengenai Acute on Chronic Kidney Disease (ACKD) termasuk peran CKD sebagai faktor risiko utama, serta manajemen yang tepat untuk mencegah penurunan fungsi ginjal lebih lanjut. Presentasi Kasus: Pria 58 tahun datang dengan keluhan sesak napas memburuk selama 3 hari terakhir. Terdapat riwayat hipertensi tidak terkontrol dan operasi batu ginjal. Ditemukan adanya ronki pada thoraks. Laboratorium menunjukkan anemia berat, kreatinin 5,4 mg/dL, dan nilai GFR 12 mL/min/1,73 m². USG ginjal menunjukkan hidronefrosis dengan hidroureter. Pasien didiagnosis AKI pada CKD akibat obstruksi. Diskusi: AKI dapat terjadi pada individu yang memiliki CKD karena pasien dengan CKD memiliki gangguan mekanisme autoregulasi ginjal yang mengurangi kemampuan kompensasi terhadap penurunan perfusi ginjal. Diagnosis AKI pada CKD mengacu pada kriteria Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO), melibatkan peningkatan serum kreatinin atau penurunan output urin. Simpulan: AKI pada CKD memperburuk prognosis ginjal. Diagnosis dan intervensi dini penting untuk mencegah komplikasi serius dan meningkatkan kelangsungan hidup pasien.
