Laporan Kasus: Seorang Anak Laki-Laki Usia 6 Tahun dengan Diare Cair Akut disertai Dehidrasi Ringan-Sedang
Abstract
Diare akut adalah buang air besar yang terjadi lebih dari 3 kali dalam 24 jam dengan perubahan konsitensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu. Episode diare dibedakan menjadi akut dan persisten atau diare kronis berdasarkan durasinya. Diare akut adalah diare yang berlangsung kurang dari 14 hari, sementara diare persisten atau diare kronis adalah diare yang berlangsung lebih dari 14 hari. Cara penularan diare pada umumnya melalui fekal oral yaitu melalui makanan atau minuman yang tercemar oleh enteropatogen, atau kontak langsung tangan dengan penderita atau barang-barang yang telah tercemar tinja penderita atau tidak langsung melalui lalat. Faktor risiko lainnya adalah makanan yang tidak higienis, tempat penyimpanan makanan dingin yang kurang, kontak makanan dengan lalat, dan mengkonsumsi air minum yang tercemar. Terapi dilakukan sesuai lintas diare dengan pemberian cairan rehidrasi dilanjutkan dengan maintenance, zinc, meneruskan nutrisi melalui makanan yang bergizi, dan membrikan nasihat kepada keluarga. Berdasarkan laporan kasus ini, diketahui seorang anak laki-laki usia 6 tahun 5 bulan datang ke IGD RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo dengan diare cair akut disertai dehidrasi ringan-sedang.
