Seorang Wanita 29 Tahun dengan Torsio Kista Ovarium: Laporan Kasus

Authors

  • Trianda Aghnia Siwi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Anggrahaenie Prima Diana RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo
    Indonesia

Abstract

Kista ovari adalah pertumbuhan jaringan abnormal yang berbentuk kantung dan berisi cairan pada sekitar ovarium. Torsi atau puntiran kista ovarium terjadi bila kista terpuntir pada tangkai vaskularnya dan mengganggu suplai darah. Patofisiologi torsio kista ovarium adalah bahwa torsio terjadi ketika kista atau massa ovarium memutar ligamennya, menyebabkan gangguan aliran darah yang berpotensi berujung pada iskemia dan nekrosis jaringan ovarium. Faktor risiko termasuk ukuran kista yang besar, kelainan anatomis, kehamilan, atau riwayat pembedahan pelvis. Torsio ovarium sering muncul tanpa gejala spesifik, dan diagnosis biasanya dilakukan melalui pencitraan USG Doppler. Intervensi bedah yang cepat, baik dengan laparoskopi atau laparotomi, diperlukan untuk mencegah kerusakan permanen pada ovarium.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04