Ketoasidosis Diabetik Campuran Sindrom Hiperglikemik Hiperosmolar
Abstract
Ketoasidosis diabetes (KAD) dan Sindrom Hiperglikemik Hiperosmolar (HHS) adalah komplikasi akut hiperglikemi yang umum terjadi pada orang dengan Diabetes Mellitus (DM). KAD umumnya dialami oleh penderita DM tipe 1, sedangkan HHS lebih sering didapati pada DM tipe 2, walaupun dapat terjadi sebaliknya. Meskipun KAD secara klinis dibedakan dengan HHS, dimana pada KAD didapati kondisi hiperglikemi dengan asidosis metabolik dan ketosis, sedangkan pada HHS ditandai dengan hiperglikemia ekstrim dan hiperosmolalitas tanpa ketosis, 2 kondisi ini dapat ditemukan secara bersamaan, yang menimbulkan dilema dalam penatalaksanaannya. Kami melaporkan kasus KAD campuran HHS pada seorang wanita 55 tahun di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo dengan keluhan tak sadarkan diri. Keadaan Umum pasien tampak sakit berat dengan GCS E1V2M2. Hasil pemeriksaan darah rutin didapatkan GDS 692 mg/dL, pH Darah 7.18, dan Natrium 151.3 mmol/L. Pasien kemudian mendapatkan penanganan berupa pemasangan DC, infus NaCL 0.9% 30 tpm, O2 nasal canul 4 lpm, syringe pump Insulin Aspart 50 U, 10 IU/ 2 jam, injeksi insulin Aspart 6 U/mL per 8 jam, injeksi Insulin Glargine 10 U/mL per 24 jam, beserta terapi penunjang lainnya.
