Laporan Kasus: Seorang Laki-Laki Usia 56 Tahun dengan Hipertensi, Stroke Recurrent, Coronary Artery Disease ec Atrial Fibrilasi Unstable, Ventricular Extrasystole

Authors

  • Bagus Oktofa Haryanto Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Setyo Utomo Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Stroke sindrom yang terjadi akibat gangguan fungsi otak fokal atau global, terjadi secara mendadak disebabkan oleh gangguan serebrovaskular. Stroke berulang atau stroke reccurent atau biasa di sebut stroke sekunder/ stroke serangan ke dua dan setelahnya. Serangan stroke berulang ini lebih fatal dari stroke primer sebab area kerusakan otak bertambah luas dari sebelumnya. Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu gangguan fungsi jantung yang disebabkan karena otot miokard kekurangan suplai darah akibat adanya penyempitan arteri koroner dan tersumbatnya pembuluh darah jantung. Kondisi ini dapat mengakibatkan perubahan pada berbagai aspek, baik fisik, psikologis, maupun sosial yang berakibat pada penurunan kapasitas fungsional jantung dan kenyaman. Berdasarkan laporan kasus ini, diketahui seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke IGD RSUD Hardjono Ponorogo 26 Januari 2024 pagi hari, diantar oleh keluarga dengan keluhan sulit bicara, lemah anggota gerak sebelah kanan, nyeri dada, sesak nafas, sulit menelan. Pasien mendapat terapi Inf. asering 16tpm, inj. citicoline 500mg/ 12j, inj. piracetam 1gr/8j, P.O Biocombin 2x1g, P.O Ramipril 1x5mg, P.O Bisoprolol 1x2,5mg, P.O Notisil 1x2mg.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04