Tuberkulosis Orcitis: Sebuah Laporan Kasus
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis orcitis merupakan salah satu infeksi tuberkulosis ekstra paru yang jarang terjadi. Tuberkulosis orcitis dapat disebabkan oleh penyebaran hematogen Mycobacterium tuberculosis yang berasal dari paru. Menegakkan diagnosis tuberkulosis orcitis masih menjadi tantangan bagi setiap dokter.
Ilustrasi Kasus: Seorang laki-laki berusia 69 tahun datang dengan keluhan nyeri pada skrotum sejak 1 bulan yang lalu, keluhan dirasakan hilang timbul, keluhan disertai berat badan menurun, batuk berdahak dan demam naik turun. Dari pemeriksaan skrotum didapatkan skrotum membesar disertai warna kemerahan, pada pemeriksaan laboratorium didapatkan leukositosis 16.16 103/ul Pada foto toraks didapatkan infiltrat pada lobus atas paru kiri. Hasil pemeriksaan tes cepat molekular didapatkan Mikrobakterium Tuberkulosis detected medium, rifampicin resistance not detected. Dilakukan biopsi pada skrotum dan didapatkan gambaran sel datia langhans yang menunjukkan peradangan kronik granulomatosa yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.
Kesimpulan: Tuberkulosis orcitis dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisis dan pemeriksaan laboratorium yang menyeluruh. Deteksi dini penyakit ini dapat mengurangi gejala pada pasien tersebut.
