Laki-Laki Usia 16 Tahun dengan Hidradenitis Suppurativa: Laporan Kasus

Authors

  • Andrea Safira Salsabila Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Milany Harirahmawati RSUD Kabupaten Karanganyar
    Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kejadian Hidradenitis Suppurativa (HS) diperkirakan 4,1%. Kejadian terbanyak pada masa pubertas sampai dewasa muda, dan masa klimakterik dengan onset rata-rata pada umur 23 tahun. Penyakit ini dilaporkan lebih sering pada perempuan, dengan perbandingan antara 2:1 hingga 5:1.

Tujuan: Artikel ini menyajikan kasus Hidradenitis Suppurativa, yang bertujuan untuk menegakkan diagnosis, memberikan penatalaksanaan yang sesuai, dan mempertimbangkan potensi risiko terjadinya Hidradenitis Suppurativa.

Metode:Artikel ini merupakan laporan kasus tentang seorang anak laki-laki berusia 16 tahun datang ke poliklinik RSUD Kabupaten Karanganyar dengan keluhan terdapat benjolan di ketiak kanan dan kiri.

Hasil: Pemeriksaan dermatologis seluruh tubuh menunjukkan Papul multiple pada ketiak kanan kiri. Pendekatan pengobatan utama adalah tindakan operatif dengan metode eksisi untuk menghilangkan benjolan. Terapi sistemik juga dapat dipertimbangkan seperti penggunaan antibiotik, analgetik, dan salep kortikosteroid.

Kesimpulan: Diagnosis Hidradenitis Suppurativa pada kasus ini ditegakkan berdasarkan anamnesis pasien dan pemeriksaan fisik . Edukasi faktor risiko dan pemilihan obat sesuai keluhan merupakan kunci keberhasilan terapi pada pasien iktiosis lamelar.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04