Seorang Laki-Laki Berusia 38 Tahun dengan Glaukoma Akut et Causa Hipertensi Emergensi: Laporan Kasus
Abstract
Hipertensi emergency adalah keadaan gawat medis ditandai dengan tekanan darah sistolik > 180 mmHg dan atau diastolik >120 mmHg atau keduanya. Hipertensi emergency merupakan suatu keadaan dimana selain tekanan darah yang sangat tinggi terdapat kelainan atau kerusakan organ target yang bersifat progresif. Glaukoma adalah kumpulan kondisi yang terdiri dari neuropati optik progresif kronis, dengan karakteristik gangguan pada jaringan neuroretina dan caput nervus optikus yang mengakibatkan gangguan lapang pandang yang jika tidak diobati akan mengakibatkan kebutaan yang ireversibel. Pada penelitian ini menggunakan metode observasional.
Hasil: seorang laki-laki 36 tahun dengan keluhan nyeri mata kiri membengkak tiba-tiba, serta memiliki riwayat hipertensi tidak terkontrol, tekanan darah 204/124 mmHg, tekanan intraokular >40 mmHg. Diagnosis pasien adalah glaukoma akut et causa hipertensi emergency. Tatalaksana yang dilakukan adalah tirah baring, diet gizi seimbang, serta medikamentosa berupa Inf RL 20 tpm, sp nicardipin, candesartan, nifedipin, timolol, prednisolon, atropine, dan glausetron.
Kesimpulan: Hipertensi emergency merupakan suatu keadaan hipertensi darurat yang disertai kerusakan organ target, sehingga tekanan darah harus diturunkan segera agar dapat membatasi kerusakan organ yang terjadi.
