Seorang Pria 79 Tahun dengan Status Hiperosmolar Hiperglikemik: Laporan Kasus

Authors

  • Ida Maesaroh Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Auliya Andriyati RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo
    Indonesia

Abstract

Status hiperosmolar hiperglikemik (HHS) adalah komplikasi akut dari diabetes mellitus ditandai dengan hiperglikemia akut, hiperosmolar, dan dehidrasi tanpa adanya ketoasidosis. Angka mortalitas, berdasar penyakit yang menyertainya mencapai sekitar antara 30-50%, lebih tinggi dibandingkan angka ketoasidosis diabetikum. Diagnosis dini dan tatalaksana segera penting dilakukan untuk menstabilakn hemodinamik, mencegah mortalitas, dan mengurangi adanya komplikasi. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaporkan sebuah kasus seorang laki-laki berumur 79 tahun datang ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo dengan keluhan utama lemas sudah 1 minggu. Keluhan disertai pusing, nyeri perut, terasa nyeri dan kaku dibadan sejak seminggu, sering buang air kecil, pusing, air seni pernah berwarna merah, nafsu makan menurun. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus tidak terkontrol. Pemeriksaan fisik pasien tampak lemah dan compos mentis, serta tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiografi normal, darah lengkap didapatkan gula darah sewaktu 512 mg/dL, ureum 96,4 mg/dL, kreatinin 1,43 mg/dL, natrium 123,9 mmol/L, Chlorida 89,4 mmol/L. pH 7,37, PCO2 54,8 mmHg, HCO3 30,9 mmol/L, Asam urat hasil 8,1 mg/dL, urin didapatkan eritrosit positif satu, epitel, bakteri dan jamur. Pasien didiagnosa status hiperosmolar hiperglikemik dan mendapatkan terapi cairan salin, insulin, obat antidiabetes, analgesik, antipiretik, antiinflamasi non steroid (NSAID), antihistamin, PPI, dan antibiotik. Setelah mendapatkan perawatan pasien pulang dengan klinis membaik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-04