Tn. W, 64 Tahun dengan Asites Masif, Edema Generalisata, dan Efusi Pleura Bilateral
Abstract
Pendahuluan: Asites merupakan salah satu manifestasi dekompensasi sirosis yang paling sering ditemukan dan berkaitan dengan retensi cairan sistemik akibat hipertensi portal serta gangguan fungsi hepatoseluler. Penegakan etiologi asites sangat penting karena menentukan arah terapi dan prognosis.
Ilustrasi Kasus: Seorang laki-laki usia 64 tahun datang dengan keluhan perut membesar progresif selama dua bulan, disertai edema ekstremitas bawah dan efusi pleura bilateral. Pemeriksaan fisik menunjukkan asites derajat tiga dan hipoalbuminemia berat. USG abdomen menunjukkan asites masif dan tanda insufisiensi ginjal. Temuan klinis sangat mengarah pada sirosis hepatik dekompensata, namun diagnosis pasti belum dapat ditegakkan karena belum dilakukan parasentesis diagnostik serta evaluasi etiologi sirosis. Pasien telah mendapatkan tata laksana awal berupa restriksi natrium, spironolakton 100 mg/hari, furosemid injeksi, koreksi nutrisi, hepatoprotektor, dan terapi suportif sesuai pedoman PAPDI, KASL, dan algoritma JSH.
Hasil : Evaluasi klinis dan penunjang menunjukkan retensi cairan dengan asites masif, efusi pleura bilateral, dan edema perifer yang membaik setelah terapi diuretik dan restriksi natrium, meski etiologi asites belum terkonfirmasi.
Kesimpulan: Kasus ini menunjukkan gambaran asites derajat lanjut yang paling konsisten dengan sirosis hepatik dekompensata, namun etiologi pasti masih memerlukan konfirmasi melalui parasentesis serta pemeriksaan lanjutan. Tata laksana pada pasien saat ini difokuskan pada stabilisasi dan penanganan asites sebagai prioritas utama.
