Pengambilan Keputusan Klinis pada Trauma Ginjal Tumpul Derajat IV: Laporan Kasus
Abstract
Trauma ginjal merupakan cedera urogenital yang relatif jarang namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius, terutama pada trauma derajat tinggi. Penatalaksanaan trauma ginjal sangat bergantung pada derajat cedera dan kondisi hemodinamik pasien, sehingga pengambilan keputusan klinis memegang peranan penting. Kami melaporkan kasus seorang laki-laki berusia 55 tahun yang mengalami trauma ginjal tumpul akibat kecelakaan sepeda motor, dengan keluhan nyeri pinggang kiri dan hematuria makroskopis. Pemeriksaan laboratorium serial menunjukkan penurunan progresif kadar hemoglobin dan hematokrit. Pemeriksaan tomografi terkomputasi (CT) abdomen dengan kontras memperlihatkan trauma ginjal sinistra derajat IV menurut klasifikasi American Association for the Surgery of Trauma disertai ekstravasasi urin. Meskipun awalnya direncanakan tata laksana konservatif, perburukan kondisi klinis berupa penurunan parameter hematologi yang berkelanjutan menjadi dasar pengambilan keputusan untuk melakukan nefrektomi. Pascaoperasi, pasien menunjukkan perbaikan klinis yang baik dan dipulangkan dalam kondisi stabil. Laporan kasus ini menekankan pentingnya evaluasi klinis dan laboratoris serial dalam menentukan waktu intervensi operatif pada trauma ginjal derajat tinggi.
