Koeksistensi Tinea Facialis, Tinea Corporis, dan Tinea Cruris pada Pasien dengan Immunocompromised: Laporan Kasus

Authors

  • Dianisa Indira Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Flora Ramona Sigit Prakoeswa [email protected]
    Indonesia
  • Ratih Pramuningtyas Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Tinea adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh dermatofita, yang sering kali muncul pada badan, leher, lengan tangan, dan kaki, termasuk kulit kepala, wajah dan jenggot, pangkal paha, dan kuku. Penyebab utama infeksi ini adalah spesies Trichophyton. Ciri khas tinea adalah adanya lesi berbentuk cincin (annular) dengan tepi yang meninggi, eritem, berskuama, sementara bagian tengahnya tampak lebih jernih/hipopigmentasi, memberikan tampilan seperti target (central healing). Kami menyajikan laporan kasus tinea pada seorang wanita 26 tahun dengan HIV. Pasien datang dengan keluhan gatal dan bercak merah di wajah, kedua tangan, serta paha bagian atas dan inguinal. Pendekatan terapeutik yang perlu diberikan meliputi antifungi topikal dan sistemik, serta terapi simtomatik bila perlu. Kasus ini menekankan bahwa infeksi tinea lebih sering terjadi dan lebih parah pada pasien dengan imunosupresi seperti HIV, dan penatalaksanaan harus mempertimbangkan kondisi medis penyerta serta potensi interaksi obat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-26