Leptospirosis sebagai "The Great Mimicker": Faktor Prognostik berbasis Parameter Klinis dan Laboratorium

Authors

  • Oki Vinolia Amalanda Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Femi Dwi Aldini Puskesmas Kartasura
    Indonesia

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri genus Leptospira, famili Leprospiraceae ordo Spirochaetales yang patogen, dengan tikus sebagai reservoir utama. Menurut World Health Organization (WHO) insiden leptospirosis diperkirakan 0,1 sampai 1 per 100.000 penduduk pertahun pada daerah subtropis, serta 10 sampai 100 per 100.000 penduduk di daerah tropis. Centers for Disease Control (CDC) menetapkan leptospirosis sebagai neglected tropical disease (NTD) atau penyakit tropis yang terabaikan. Penyakit ini memiliki manifestasi klinis yang beragam dan sering menyerupai penyakit lain (the great mimicker), sehingga menyulitkan diagnosis dini dan penentuan prognosis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor prognostik leptospirosis berdasarkan parameter klinis dan laboratorium yang berhubungan dengan keparahan penyakit. Kajian ini dilakukan melalui telaah literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah terkini yang relevan. Hasil menunjukkan faktor klinis yang berhubungan dengan prognosis penyakit meliputi usia lanjut, oliguria atau anuria, dispnea, hipotensi, serta manifestasi perdarahan. Parameter laboratorium yang signifikan meliputi trombositopenia, leukositosis, peningkatan kreatinin dan ureum, gangguan fungsi hati, serta ketidakseimbangan elektrolit. Identifikasi dini faktor-faktor prognostik tersebut penting untuk stratifikasi risiko, penentuan tatalaksana yang tepat, serta upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas leptospirosis di daerah endemis.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-26