Seorang Perempuan 40 Tahun dengan Lesi Vesikular Nyeri di Genitalia: Herpes Genitalis
Abstract
Herpes genitalis merupakan infeksi menular seksual yang paling sering disebabkan oleh Herpes Simplex Virus tipe 2 (HSV-2), ditandai dengan ulkus nyeri pada area genital yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien dan berisiko infeksi sekunder. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang dengan keluhan luka gatal, nyeri, dan bernanah pada area genital sejak tiga hari, disertai demam. Pemeriksaan fisik menunjukkan vesikel multipel dengan dasar eritematosa dan eksudat purulen. Diagnosis ditegakkan sebagai herpes genitalis akibat infeksi HSV-2. Pasien diberikan mupirocin topikal untuk mencegah infeksi sekunder bakteri , serta pregabalin oral untuk mengatasi nyeri neuropatik yang mengganggu tidur dan kualitas hidup pasien. Selain itu, pasien diedukasi untuk menjaga kebersihan area genital, sering mengganti pakaian dalam, melakukan kompres NaCl setelah pembersihan, serta menghindari kelembaban. Perbaikan gejala dicapai setelah pengobatan dan perawatan suportif. Herpes genitalis HSV-2 memerlukan tatalaksana komprehensif tidak hanya dengan antivirus, tetapi juga terapi suportif seperti mupirocin untuk pencegahan infeksi sekunder dan pregabalin untuk nyeri neuropatik. Edukasi pasien mengenai kebersihan diri dan pencegahan penularan berperan penting dalam keberhasilan terapi.
