Tetanus Generalisata pada Pria Usia 57 Tahun: Sebuah Laporan Kasus
Abstract
Latar Belakang: Tetanus adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Clostridium tetani, bakteri anaerob yang menghasilkan toksin tetanospasmin, yang menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan spasme otot yang menyakitkan serta gangguan fungsi otonom. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang, terutama pada individu yang tidak memiliki riwayat vaksinasi lengkap.
Metode: Laporan kasus ini membahas seorang pria berusia 57 tahun yang datang ke IGD dengan keluhan perut kaku dan nyeri sejak empat hari sebelumnya.
Hasil: Pasien disertai kesulitan membuka mulut (trismus), risus sardonikus, dan spasme otot generalisata. Pemeriksaan fisik menunjukkan hipertonus otot, opistotonus, dan tanda-tanda disfungsi otonom. Pasien didiagnosis dengan tetanus generalisata dan mendapat terapi suportif berupa pemberian imunoglobulin tetanus (TIG), antibiotik metronidazol, serta benzodiazepin untuk mengontrol spasme otot.
Kesimpulan: Penatalaksanaan tetanus memerlukan pendekatan multidisiplin yang mencakup netralisasi toksin, pemberantasan sumber infeksi, serta dukungan pernapasan dan kardiovaskular. Studi kasus ini menyoroti pentingnya deteksi dini, vaksinasi lengkap, serta penanganan segera untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas akibat tetanus.
