Anemia Akut akibat Perdarahan Saluran Cerna bagian Atas pada Pasien Usia 74 Tahun
Abstract
Anemia akut adalah penurunan kadar hemoglobin yang terjadi cepat dan sering berkaitan dengan perdarahan masif, dengan perdarahan saluran cerna bagian atas (UGIB) sebagai salah satu penyebab penting pada usia lanjut. UGIB diperkirakan terjadi sekitar 50-150 kasus per 100.000 orang per tahun dengan mortalitas 5-10%, dan di Indonesia perdarahan varises terkait sirosis dilaporkan sebagai penyebab tersering. Laporan ini bertujuan menggambarkan perjalanan klinis dan tatalaksana suportif anemia akut akibat UGIB pada pasien geriatri. Metode: laporan kasus berbasis rekam medis yang mencakup anamnesis di IGD, pemeriksaan fisik, hasil laboratorium/penunjang yang tersedia, catatan terapi, serta follow up harian selama perawatan. Pasien laki-laki 74 tahun datang dengan hematemesis dan melena disertai lemas serta nyeri epigastrium. Hemoglobin turun dari 10,4 g/dL menjadi 6,4 g/dL meskipun perdarahan klinis tidak berulang. Pasien mendapat resusitasi cairan, antiemetik, inhibitor pompa proton intravena, agen antifibrinolitik, serta transfusi PRC total 3 kolf hingga hemoglobin meningkat menjadi 10,3 g/dL. Pada tindak lanjut, keluhan membaik tanpa rebleeding; konstipasi ditangani secara suportif. Simpulan: pemantauan serial hemoglobin tetap penting pada UGIB, dan keputusan transfusi perlu dipandu derajat anemia serta kondisi klinis untuk mencegah komplikasi pada lansia.
