Analisis Spasial Temporal Morbiditas Diare dan Faktor Penyebabnya di Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Noviana Ardi Rhomadhani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Nirma Lila Anggani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Diare merupakan penyakit menular utama yang perlu diwaspadai di Kabupaten Sukoharjo sehingga membutuhkan perhatian yang lebih serius. Penanganan dalam pencegahan diare yang selaras dengan tujuan (SDGs) no 3 yaitu “Ensure healthy lives and promote well‐ being for all at all ages”. Tujuan dari penelitian ini yaitu: menganalisis spasial temporal morbiditas diare di Kabupaten Sukoharjo tahun 2020‐ 2024; menganalisis morbiditas diare dengan faktor penyebabnya di Kabupaten Sukoharjo tahun 2024. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan perangkat lunak ArcGIS untuk analisis spasial temporal. Hasil penelitian yang diperoleh ini yaitu berdasarkan hasil peta morbiditas terjadi perbedaan distribusi spasial tingkat keparahan diare, morbiditas diare didominasi oleh klasifikasi ringan dan sedang, terdapat dua kecamatan yang masuk dalam klasifikasi berat Nguter dan Sukoharjo, sedangkan pada tahun 2024 terjadi pergeseran spasial dengan peningkatan jumlah kecamatan yang masuk dalam klasifikasi berat, yaitu Gatak, Mojolaban, dan Tawangsari. Hubungan antara jumlah kepadatan penduduk dan morbiditas diare menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,622 dengan nilai signifikansi sebesar 0,031 yang menunjukkan hubungan yang positif dan cukup kuat serta signifikan artinya, semakin tinggi kepadatan penduduk di suatu wilayah, maka semakin tinggi pula tingkat morbiditas diare yang terjadi, sehingga penanganan morbiditas diare di Kabupaten Sukoharjo perlu fokus pada pengendalian kepadatan penduduk.

Downloads

Published

2025-10-30