Analisis Pola Persebaran Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Pekalongan Tahun 2024

Authors

  • Muhammad Choirul Fatihin Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Munawar Cholil Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Laju Pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk yang meningkat perlu diimbangi dengan layanan kesehatan yang memadai. Kabupaten Pekalongan memiliki laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2020 ‐ 2023 sebesar 1,19 persen per tahun sehingga dengan laju pertumbuhan yang meningkat perlu diimbangi dengan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pola persebaran dan keterjangkauan fasilitas kesehatan di Kabupaten Pekalongan tahun 2024. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder melalui instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode analisis tetangga terdekat untuk mengidentifikasi pola persebaran, serta analisis spasial berupa teknik buffer (radius) untuk menganalisis jangkauan pelayanan sesuai dengan standar SNI 03‐1733‐2004 yang dibagi menjadi beberapa skenario radius cakupan. Hasil penelitian dapat mengetahui sebaran fasilitas kesehatan berupa 26 unit puskesmas, 6 unit rumah sakit, 9 unit klinik, 16 unit dokter praktik mandiri yang memiliki pola persebaran seragam (Dispresed) dan 42 unit puskesmas pembantu yang memiliki pola persebaran acak (Random). Analisis keterjangkauan fasilitas kesehatan dan Peta buffer (radius) tiap jenis fasilitas kesehatan dibuat untuk mengetahui tingkat cakupan masing – masing fasilitas kesehatan di Kabupaten Pekalongan.

Downloads

Published

2025-10-30