Pengaruh Perlakuan Alkali pada Komposit Berbahan Pengisi Serat Pelepah Pisang (Musa Paradisiaca) dan Kulit Batang Pepaya (Carica Papaya) terhadap Sifatnya
Abstract
Komposit merupakan material hasil kombinasi dua atau lebih komponen yang memiliki sifat mekanik berbeda, sehingga menghasilkan karakteristik baru yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan alkali NaOH dan variasi fraksi volume serat alam pelepah pisang (Musa paradisiaca) dan kulit batang pepaya (Carica papaya) terhadap sifat mekanik dan fisis komposit berbasis resin epoxy. Pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dengan fraksi volume serat terhadap matriks sebesar 10:90. Komposisi serat pisang dan pepaya divariasikan menjadi 3:7, 4:6, 5:5, 6:4, dan 7:3. Perlakuan alkalisasi menggunakan larutan NaOH dengan konsentrasi 3%, 5%, 7%, 9%, dan 12% selama 1 jam. Pengujian dilakukan terhadap sifat mekanik (kekuatan tarik) berdasarkan standar ASTM D638M dan sifat fisis (daya serap air) melalui metode perendaman. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaOH dan fraksi serat pelepah pisang secara umum meningkatkan kekuatan tarik komposit. Nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 24,85 MPa diperoleh pada fraksi serat 7:3 dengan perlakuan NaOH 12%. Di sisi lain, daya serap air juga meningkat, dengan nilai maksimum sebesar 2,25% pada kondisi yang sama. Temuan ini mengindikasikan adanya kompromi antara peningkatan kekuatan dan ketahanan terhadap kelembaban, serta mendukung potensi pemanfaatan limbah biomassa lokal sebagai bahan penguat komposit ramah lingkungan.
