Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif Matematika Berorientasi Literasi Numerasi & Budaya Lokal pada Siswa MTs
Abstract
Paradigma penilaian matematika saat ini telah mengalami pergeseran signifikan dari pendekatan hafalan dan prosedural menuju fokus pada kemampuan bernalar, pemecahan masalah, dan representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian kognitif yang berorientasi literasi numerasi yang valid dan reliabel pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE yang dilaksanakan di MTs N 2 Brebes dengan melibatkan 96 siswa pada tahun pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik. Validitas ahli materi mencapai skor 0,86 dan validitas ahli soal mencapai 0,87, yang keduanya menunjukkan validitas sangat tinggi. Validitas isi memperoleh skor 0,57 yang menunjukkan kategori sedang dengan taraf signifikan yang memadai. Dari segi reliabilitas, instrumen menunjukkan hasil yang memuaskan dengan nilai 0,44 untuk soal pilihan ganda yang termasuk kategori sedang dan 0,57 untuk soal uraian yang termasuk dalam kategori tinggi. Karakteristik soal juga menunjukkan kualitas yang baik dengan tingkat kesukaran yang sedang dan daya pembeda yang baik, sehingga mampu membedakan kemampuan siswa dengan tepat. Aspek kepraktisan instrumen dinilai sangat baik berdasarkan penilaian dari 5 guru dengan nilai rata‐rata 88,67 dan penilaian dari 66 siswa dengan nilai rata‐rata 83,6, yang keduanya menunjukkan kriteria sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan terbukti valid, reliabel, dan praktis untuk digunakan dalam skala yang lebih luas.
