Pengaruh Alkalisasi Naoh dan Fraksi Volume Serat Pelepah Pisang dan Kulit Batang Pepaya terhadap Sifat Mekanik Komposit Hybrid Bermatriks Polyester

Authors

  • Irvan Budi Prasetyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Haryanto Haryanto Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi industri mendorong kemajuan di bidang rekayasa material, termasuk pemanfaatan serat alam sebagai filler komposit Serat dari pelepah pisang dan kulit batang pepaya memiliki kandungan selulosa yang tinggi sehingga cocok dijadikan penguat material komposit. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui kekuatan tarik dan impak komposit hybrid dengan serat pelepah pisang dan serat kulit batang pepaya. Pembuatan komposit dengan metode Hand Lay-Up menggunakan jenis resin Polyester. Serat pelepah pisang dan kulit batang pepaya diberi perlakuan alkali NaOH 5% dengan variasi waktu perendaman 30, 60, 90, 120, dan 150 menit. Dan fraksi volume antara resin polyester dan serat alam yaitu 85%: 15% dengan variasi fraksi volume serat pelepah pisang dan serat kulit batang pepaya 2,5%: 12,5%, 5: 10%, 7,5%: 7,5%, 10%: 5%, dan 12,5%: 2,5%. Dari penelitian diperoleh hasil uji tarik menunjukan nilai kekuatan tarik tertinggi berada pada spesimen y13 dengan variasi fraksi serat pelepah pisang dan serat batang pepaya 7,5%: 7,5% dan waktu alkanlisasi 90 menit dengan nilai 22,5962 MPa. Sedangkan, nilai tertinggi kekuatan impak komposit hybrid pada spesimen y8 dengan variasi fraksi serat pelepah pisang dan serat batang pepaya 5%: 10% dan waktu alkanlisasi 90 menit dengan nilai 0,3 J/mm2.

Downloads

Published

2025-10-30