Konsep Ngemong Raos dalam Kesenian Reog Ponorogo: Analisis Peran Kepemimpinan dalam Membangun Harmoni Kolektif
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kepemimpinan dalam membangun harmoni kolektif pada kelompok kesenian Reog Ponorogo melalui konsep ngemong raos. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan empat orang partisipan yang terdiri dari pelatih utama, penari, dan anggota karawitan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semiāterstruktur dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan tidak bersifat tunggal, melainkan dinamis dan mengalir sesuai konteks antara dua figur utama: Pelatih Utama dan pemain Slompret. Pelatih Utama memegang peran dominan pada tahap sebelum pementasan, yang mencakup penyiapan koreografi, penyatuan chemistry kelompok, dan penyelesaian konflik. Sementara itu, pemain Slompret memegang peran sentral selama pementasan sebagai pemandu musik dan tempo. Disimpulkan bahwa penerapan konsep ngemong raos dalam kepemimpinan Reog Ponorogo secara signifikan berkontribusi pada terciptanya harmoni kolektif melalui pembagian peran yang luwes dan kontekstual.
