Hubungan Asupan Vitamin B12 dan Vitamin C dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Surakarta

Authors

  • Novita Giwan Pratiwi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Listyani Hidayati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Firmansyah Firmansyah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dwi Sarbini Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kurangnya pemenuhan asupan zat gizi mikro dalam tubuh menyebabkan terganggunya penyerapan dan pembentukan sel darah merah dalam pembentukan DNA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan vitamin B12 dan vitamin C dengan kejadian anemia pada remaja putri. Responden remaja putri di Kota Surakarta sebanyak 199 orang yang terpilih melalui metode Multistage Random Sampling di SMP Negeri 3 Surakarta, SMP Negeri 9 Surakarta, SMP Negeri 12 Surakarta dan SMP Negeri 15 Surakarta. Penelitian ini menggunakan design cross‐sectional, kuesioner SQ FFQ (Semi Quantitatif Frequency Food Questionnaire) yang digunakan untuk mengumpulkan data asupan vitamin B12 dan vitamin C, dan kadar hemoglobin diukur menggunakan teknik Cyanmethemoglobin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh sebanyak 24,0% remaja putri memiliki asupan vitamin B12 kurang dan sebanyak 33,3% remaja putri memiliki asupan vitamin C kurang. Sebanyak 61,8% remaja putri mengalami anemia. Tidak terdapat hubungan antara vitamin B12 dengan kejadian anemia dengan nilai p = 0,828 namun terdapat hubungan antara vitamin C dengan kejadian anemia dengan p = 0,006. Walaupun vitamin B12 tidak terdapat hubungan dengan anemia, asupan cukup tetap penting bagi remaja putri.

Downloads

Published

2025-10-30