Dinamika Harga Diri pada Emerging Adulthood dalam Menjalani Hubungan Tanpa Status

Authors

  • Erra Virnanda Aishwarayanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rahma Ayuningtyas Fachrunisa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dinamika harga diri pada individu yang menjalani hubungan tanpa status (HTS), yaitu relasi romantis tanpa kejelasan peran dan komitmen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana individu mempertahankan, merespons, dan menafsirkan harga dirinya dalam konteks hubungan yang ambigu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan partisipan menggunaka teknik purposive sampling, Partisipan berjumlah enam orang dewasa muda, terdiri dari tiga perempuan dan tiga laki-laki yang sedang atau pernah menjalin HTS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dan dianalisis menggunakan teknik pattern matching Explanation Building. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga diri individu dalam HTS dipengaruhi oleh empat aspek utama, yaitu power, significance, virtue, dan competence. Individu yang mampu mempertahankan kekuatan diri, seperti keberanian menyampaikan perasaan, menetapkan batasan, dan mengambil kendali atas diri sendiri, cenderung tetap merasa berharga meskipun berada dalam hubungan yang tidak jelas arah dan komitmennya. Perasaan diakui oleh pasangan (significance) juga berperan penting dalam menjaga keberartian diri, namun individu yang mampu menemukan nilai dirinya secara mandiri tanpa mengandalkan validasi eksternal lebih mampu menjaga harga diri secara utuh. Selain itu, kemampuan dalam memberikan kontribusi positif dalam hubungan (virtue) serta keterampilan dalam menghadapi dan menyelesaikan konflik relasional (competence) turut memperkuat perasaan berharga. Sebaliknya, ketidakmampuan dalam aspek-aspek tersebut dapat menyebabkan individu merasa kehilangan nilai diri, yang berdampak pada penurunan harga diri selama menjalani HTS.

Downloads

Published

2025-10-30