Rancang Bangun Prototipe Kontrol Kolam Lele Bertenaga Surya
Abstract
Budidaya ikan lele merupakan salah satu sektor perikanan yang diminati di Indonesia karena nilai ekonomis tinggi dan siklus panen singkat. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas air kolam, seperti suhu, pH, kekeruhan (turbidity), dan kandungan zat terlarut (TDS). Pemantauan manual terhadap parameter ini membutuhkan waktu, tenaga, dan sering kali kurang akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe sistem monitoring dan kontrol otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang hemat energi untuk kolam lele, dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan dari panel surya. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali dengan empat sensor utama: DS18B20 (suhu), sensor pH, turbidity sensor, dan sensor TDS. Data dikirim ke MQTT broker dan diteruskan ke aplikasi monitoring berbasis web secara real‐time. Fitur kontrol katup otomatis diintegrasikan untuk menguras air apabila dua dari tiga parameter utama melebihi ambang batas kualitas. Sistem ini menggunakan daya hybrid: panel surya 20WP dan baterai 12V 8Ah untuk perangkat monitoring, serta listrik AC untuk menggerakkan katup solenoid guna memastikan torsi angkat mencukupi. Sensor INA219 dan PZEM‐017 digunakan untuk memantau konsumsi daya dan tegangan. Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan sesuai rancangan dengan akurasi tinggi: TDS (maks. error 1,97%), pH (2,5%), suhu (1,65°C), turbidity 45,20 NTU, dan arus INA219 (0,90%). Sistem pengurasan otomatis berfungsi efektif. Secara keseluruhan, sistem ini akurat, efisien, dan mampu memantau kualitas air kolam lele secara real‐time, mendukung efisiensi budidaya dan penghematan energi.
