Pengembangan Sistem Solar Tracker Dual-Axis Berbasis Iot Dan Kontrol Beban Jarak Jauh Dengan Relay Untuk Meningkatkan Efektivitas PLTS Off Grid
Abstract
Indonesia adalah negara yang terletak pada jalur khatulistiwa bumi. Dimana paparan sinar mataharinya melimpah sepanjang tahun begitupun dengan potensi energi yang bisa diserap dengan memanfaatkan sel surya. Untuk memaksimalkan konversi energi dan peningkatan efisiensi sel surya dibutuhkan suatu sistem solar tracker. Solar tracker merupakan suatu sistem yang digunakan untuk melacak arah datang sinar matahari yang dideteksi oleh 4 sensor Light Dependent Resistor (LDR), dilengkapi panel surya, Solar Charge Controller, baterai, inverter, motor servo TD8120MG sebagai penggerak, relay untuk kontrol beban, dan sensor PZEM-017 untuk monitoring tegangan, arus, dan daya melalui aplikasi Blynk secara real time. Metode penelitian menggunakan studi literatur untuk mengkaji teknologi pelacakan surya dan studi observasi melalui pengujian langsung sistem tracking dan non-tracking. Pengambilan data dilakukan setiap jam pada pukul 08.00-16.00 WIB dalam kondisi cuaca cerah. Hasil pengujian menunjukkan sistem tracking menghasilkan daya rata-rata 23.35 W pada hari pertama dan 20,89 W pada hari kedua dengan puncak tertinggi 35.76 W pada pukul 12.00. Sistem non-tracking menghasilkan daya rata-rata 16.96 W dan 15.83 W. Sistem tracking konsisten menghasilkan tegangan 0.4-0.6V lebih tinggi dan arus 0.3 0.7A lebih besar. Kesimpulan penelitian membuktikan sistem solar tracker meningkatkan efisiensi sekitar 34% dibandingkan sistem non-tracking, sehingga sistem off-grid dengan pelacak matahari lebih efektif memaksimalkan keluaran panel surya.
