Rancang Bangun Alat Pengusir Hama dan Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Padi Berbasis IoT dengan Energi Terbarukan (PLTS OFF GRID)
Abstract
Sektor pertanian di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan mendasar, terutama yang berkaitan dengan serangan hama serta kurangnya pemantauan terhadap kondisi tanah. Hama seperti burung dan wereng sering kali menyebabkan penurunan produktivitas tanaman padi, sementara kelembapan tanah yang tidak terpantau secara rutin dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai belum tersedianya alat otomatis yang mampu mengusir hama sekaligus memantau kondisi tanah secara real‐time dan mandiri energi, terutama di wilayah yang tidak terjangkau jaringan listrik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan dan pembuatan alat berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor PIR untuk deteksi gerakan hama burung, sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dan lampu traplight untuk menjebak wereng, sensor kelembapan tanah untuk memonitoring kondisi jekembapan tanah, serta sensor INA219 untuk memantau konsumsi daya. Seluruh sistem ini disuplai oleh PLTS off‐grid berkapasitas 30 Wp dengan baterai 12V 12Ah dan data dikirimkan ke platform Thinger.io untuk pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian yang dilakukan selama dua hari menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan fungsi pengusiran hama, memantau kelembapan tanah pada lima kategori (sangat kering hingga sangat basah), serta melakukan transmisi data secara stabil. Alat juga mampu beroperasi secara mandiri selama ±26 jam dengan dukungan energi dari PLTS off‐grid.
