Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Tidak Aman (UNSAFE ACTION) Pada Kegiatan Sertifikasi Pengelasan Di PT X

Authors

  • Danita Dewi Sabrinasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Anisa Catur Wijayanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kegiatan pengelasan memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi akibat paparan bahaya seperti asap, radiasi, dan percikan api. Tindakan tidak aman menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan kerja, yang dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap pekerja terhadap keselamatan kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja di sektor formal seperti di kegiatan sertifikasi pengelasan juga perlu diperhatikan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada kegiatan sertifikasi pengelasan di PT X tahun 2025. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi penelitian adalah peserta sertifikasi pengelasan PT X pada batch bulan Maret 2025 sebanyak 93 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan tidak aman (p = 0,258) maupun antara sikap dengan tindakan tidak aman (p = 0,385). Penting bagi pekerja meningkatkan pemahaman, sikap, dan tindakan mengenai K3 di pengelasan. PT X dapat melakukan evaluasi kepada peserta dan mitra perusahaan dari hasil kegiatan sertifikasi sebagai cara untuk meningkatkan tindakan aman guna mencegah kecelakaan kerja.

Downloads

Published

2025-10-30