Sistem PLTS Dengan Single Axis Solar Tracker Untuk Suplai Daya Pada Penerangan Jalan Umum (PJU) Dilengkapi IoT

Authors

  • Alfarizi Winar Ramadhan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rizki Nurilyas Ahmad Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kebutuhan energi listrik mengalami peningkatan seiring bertambahnya populasi manusia. Saat ini, pasokan listrik Indonesia masih berbasis energi fosil, sehingga perlu dikembangkan teknologi berbasis energi terbarukan. Indonesia memiliki rata-rata penyinaran matahari selama 10 jam/hari menghasilkan potensi panas matahari sebesar 112.000 GWp. Potensi ini dapat menjadi peluang besar sebagai suplai energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem single axis solar tracker untuk suplai daya pada penerangan jalan (PJU). PJU memiliki peranan penting untuk menunjang mobilitas manusia saat malam. Lokasi penelitian di Desa Banjaranyar, Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah. Pada penelitian ini dilakukan komparasi antara sistem PLTS dengan menggunakan tracker single axis dengan sistem PLTS statis. Sistem PLTS dilengkapi dengan Internet of Things (IoT) yang dapat diakses menggunakan aplikasi Blynk untuk memantau tegangan, arus, daya serta energi dari panel surya dan baterai. Berdasarkan hasil kalibrasi antara Blynk dengan Multimeter pada sensor PZEM-017, hasil error pengukurannya dibawah 1 % artinya pembacaan pada IoT sesuai dengan pengukuran langsung. Efektivitas panel surya dengan single axis tracker lebih tinggi daripada sistem statis. Secara berturut-turut rata-rata daya yang dihasilkan sistem dengan single axis tracker selama tiga hari pengujian sebesar 30,99 Watt; 31,73 Watt dan 35,35 Watt, puncak dayanya melebihi 50 Watt. Pada sistem statis rata rata dayanya secara berturut-turut selama tiga hari adalah 27,57 Watt; 26,43 Watt dan 26,03 Watt, puncak dayanya 49-50 Watt. Pengujian saat malam menunjukkan tegangan awal baterai sekitar 13 V turun menjadi sekitar 12,7 V selama 12 jam, konsumsi energi beban sebesar 168 Wh, menandakan sistem mampu menyuplai beban tanpa paparan sinar matahari.

Downloads

Published

2025-10-30