Sistem Hidroponik Pertanian Modern Pemantauan Dan Penambahan Pupuk Otomatis Berbasis IoT Serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Abstract
Negara agraris adalah sebutan bagi Negara Indonesia yang merupakan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani. Pertanian di Indonesia bisa dibilang sangat merata pada setiap wilayahnya. Salah satu jenis pertanian ialah hidroponik, yaitu budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, sehingga hanya dijalankan menggunakan air sebagai media pengganti tanah. Penulis akan membuat alat untuk memantau dan mengendalikan sistem hidroponik secara otomatis berbasis IoT (Internet of Things) menggunakan sumber pembangkit listrik tenaga surya. Sistem hidroponik pertanian modern memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pemantauan dan pemberian nutrisi pada pertanian hidroponik dan pemanfaatan panel surya untuk sumber pembangkit listrik agar tetap bisa berjalan walaupun terjadi pemadaman listrik. Alat dan bahan yang digunakan untuk pemantauan nutrisi pada hidroponik antara lain sensor DS1820, sensor PH, sensor TDS, dan sensor Water Level Kemudian ada motor DC 5V sebagai penyalur pupuk otomatis dan motor DC 12V sebagai pompa distribusi perairan hidroponik. Sumber listrik didapatkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 50 WP. Pada penelitian ini juga menggunakan ESP 32 sebagai kontroler. Ringkasan dari hasil penelitian sistem hidroponik dapat melakukan pemantauan kandungan pada penampungan air hidroponik dari jauh. Sistem hidroponik mendapatkan nilai akurasi 98,67% dan rata – rata error 0,014% pada pembacaan suhu air, serta mendapatkan nilai akurasi 96,85% dan rata – rata error 0.031% pada pembacaan pH air. Sistem hidroponik juga dapat membaca PPM pada penampungan air dengan nilai akurasi 98,74% dan rata – rata error 0,012%. Sistem hidroponik ini mampu melakukan kalibrasi sensor melalui bot telegram.
