Hubungan Pengetahuan Kader Tentang Posyandu Dan Keaktifan Kader Posyandu Balita Di Wilayah Puskesmas Kerkopan Kota Magelang
Abstract
Pengetahuan kader posyandu memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat keaktifan mereka, karena pemahaman yang baik dapat menumbuhkan kesadaran dan motivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu. Posyandu balita sendiri merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan masyarakat yang berperan penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, memberikan penyuluhan gizi, serta meningkatkan kesadaran kesehatan balita. Kader posyandu menjadi motor penggerak dalam pelaksanaan kegiatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kader tentang posyandu dan keaktifan kader posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Kerkopan, Kota Magelang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 78 kader dipilih secara simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berisi 10 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sedangkan data keaktifan diperoleh dari data sekunder berupa presensi kader selama 12 bulan. Hasil univariat menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan baik dengan presentase 56,4%, sedangkan kader dengan pengetahuan kurang baik namun tetap aktif mengikuti kegiatan posyandu yaitu sebanyak 97,1%. Uji Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan kader tentang posyandu dan keaktifan kader posyandu balita (p = 0,258).
