Hubungan Stres Akademik dan Konformitas dengan Perilaku Merokok Mahasiswa
Abstract
Perilaku merokok pada mahasiswa merupakan bentuk perilaku berisiko yang masih banyak dijumpai, meskipun diketahui dampak negatifnya terhadap kesehatan. Faktor psikososial seperti stres akademik dan konformitas diduga memengaruhi kebiasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres akademik dan konformitas terhadap perilaku merokok pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 224 mahasiswa aktif berusia 18–22 tahun yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala stres akademik, skala konformitas, dan skala perilaku merokok, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui Google Form, dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku merokok (p = 0,057 > 0,05), sedangkan konformitas berpengaruh signifikan terhadap perilaku merokok (p = 0,000 < 0,05), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,071. Kesimpulan: Konformitas memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap perilaku merokok mahasiswa dibandingkan stres akademik.
