Hubungan Asupan Protein dan Lingkar Pinggang dengan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Grogol Sukoharjo

Authors

  • Hisyam Arhabillah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Farida Nur Isnaeni Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Bertambahnya usia pada lansia maka semakin mengalami penurunan fungsi fisiologis organ tubuh. Penurunan fungsi fisiologis pada lansia dapat mempengaruhi tekanan darah. Pada lansia penderita hipertensi, faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah antara lain asupan protein dan lingkar pinggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan lingkar pinggang dengan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Grogol Sukoharjo. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross‐sectional. Jumlah responden sebanyak 42 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data lingkar pinggang dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan data asupan protein melalui metode recall 3x24 jam. Analisis data diawali dengan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov‐Smirnov kemudian dilakukan uji korelasi Uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik (p = 0,729) maupun diastolik (p = 0,283).Tidak ditemukan hubungan yang siginifikan antara asupan protein dengan tekanan darah sistolik (p = 0,098) dan maupun diastolik (p = 0,085). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lingkar pinggang dan asupan protein dengan tekanan darah pada lansia hipertensi. Saran untuk Puskesmas Grogol dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai pedoman untuk melakukan edukasi kepada para lansia hipertensi untuk memenuhi asupan protein harian, menjaga lingkar pinggang tetap normal, dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Downloads

Published

2025-10-30