Gambaran Status Gizi dan Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis pada Guru di MAN 2 Karanganyar

Authors

  • Indah Nur Ani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Farida Nur Isnaeni Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dyah Intan Puspitasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Asupan gizi merupakan salah satu elemen dalam kesehatan kerja yang berperan krusial dalam peningkatan produktivitas kerja. Produktivitas kerja dapat dipengaruhi oleh status gizi karena hal ini diharapkan menghasilkan produktivitas kerja yang lebih optimal. Sebagai tenaga profesional dalam bidang pendidikan, guru diharapkan untuk melaksanakan tugasnya dengan optimal agar tujuan pendidikan tercapai. Asupan makanan guru dapat memengaruhi jenis‐jenis makanan yang dipilih untuk dikonsumsi, termasuk asupan konsumsi gula. Tujuan penelitian untuk menggambarkan sebaran status gizi dan kebiasaan konsumsi minuman manis guru di MAN 2 Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan 57 guru sebagai responden. Pengumpulan data status gizi melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan. Data kebiasaan konsumsi minuman manis didapat dengan menyebarkan instrumen berupa kuesioner FFQ (Food Frequency Questionnaire) dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah 93% guru mengalami gizi berlebih, 5% guru dengan gizi normal dan 2% guru mengalami gizi kurang. Sebagian besar guru memiliki kebiasaan konsumsi minuman manis dengan kategori jarang (56%). Hasil penelitian dapat digunakan untuk landasan evaluasi guru terkait pemilihan dalam mengonsumsi minuman manis serta diimbangi dengan memperhatikan status gizi.

Downloads

Published

2025-10-30