Manajemen Terintegrasi Diabetes Melitus Tipe II Pada Lansia: Pendekatan Kedokteran Keluarga Sebagai Strategi Layanan Primer
Abstract
Diabetes Melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia, yang disebabkan oleh gangguan produksi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Diabetes Melitus merupakan salah satu masalah kesehatan global dan nasional yang prevalensinya terus meningkat. Menurut data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, sekitar 50,2% kasus DM yang terdiagnosis merupakan DM tipe 2. Penyakit ini banyak dijumpai pada kelompok usia lanjut (≥55 tahun), dengan proporsi lebih dari 50%. Kami melaporkan kasus DM pada Ny. P usia 76 tahun. Keluhan yang dirasakan Ny. P berupa telinga berdengung dan sering kesemutan serta kram pada kedua kaki. Keluarga Ny. P merupakan keluarga dengan fungsi holistik yang baik. Penilaian fungsi fisiologis menggunakan APGAR Keluarga didapatkan skor 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai fungsional keluarga Ny. P adalah keluarga yang sangat fungsional. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong cukup, pasien paham tentang penyakitnya dan rutin pengobatan, serta merupakan anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
