Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Ruang Farmasi Puskesmas Belik Kabupaten Pemalang
Abstract
Jumlah Puskesmas di Indonesia tersedia cukup banyak, sejumlah lima di antaranya tercatat di wilayah Aceh, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur memiliki tingkat kepuasan pasien yang rendah terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan. Puskesmas perlu memenuhi standar akreditasi dengan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian yang dapat dinilai dari kepuasan pasien. Pelayanan yang baik umumnya mencerminkan tingkat kepuasan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Belik Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimental dengan metode cross sectional yang dianalisis secara deskriptif. Jumlah responden yang berpartisipasi sebanyak 400 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Tingkat kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner berjumlah 25 item pertanyaan dengan metode servqual yang terdiri dari 5 dimensi yaitu bukti fisik (tangibles); kehandalan (reliability); daya tanggap (responsiveness); jaminan (assurance) dan perhatian (emphaty). Hasil penelitian kepuasan pasien didapatkan bukti fisik (tangibles) sebesar 71,63% kategori puas, kehandalan (reliability) sebesar 71,86% kategori puas, daya tanggap (responsiveness) sebesar 72,11% kategori puas, jaminan (assurance) sebesar 74,93% kategori puas dan perhatian (emphaty) sebesar 73,82% kategori puas. Kesimpulan dari penelitian ini mayoritas pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Belik sebesar 72,87% kategori puas.
