Kunjungan Keluarga Pasien Post Demam Dengue dalam Identifikasi dan Penanganan Faktor Risiko Lingkungan Sebagai Upaya Pencegahan Sekunder di Sukoharjo Tahun 2025
Abstract
Demam dengue merupakan penyakit infeksi vektor yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor risiko lingkungan memiliki peran penting dalam transmisi penyakit ini, namun identifikasi dan penanganannya melalui kunjungan keluarga belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko lingkungan melalui kunjungan keluarga pasien post demam dengue, mendeskripsikan penanganan faktor risiko yang ditemukan, serta mengevaluasi efektivitas intervensi sebagai upaya pencegahan sekunder. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan laporan kasus yang dilakukan di Sukoharjo, Jawa Tengah pada Juli 2025. Subjek penelitian adalah keluarga pasien anak perempuan berusia 11 tahun dengan riwayat demam dengue. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis terstruktur, pemeriksaan fisik, observasi langsung kondisi lingkungan, wawancara mendalam, serta menggunakan instrumen Family APGAR, SCREEM Family, dan checklist PHBS. Hasil penelitian menunjukkan berbagai faktor risiko lingkungan signifikan meliputi breeding site nyamuk berupa got yang tidak mengalir, kolam ikan tidak terurus, ventilasi kurang baik, dan kandang burung di dalam rumah. Evaluasi PHBS menunjukkan keluarga berada pada Strata 2 dengan 6 dari 10 indikator terpenuhi. Intervensi berupa edukasi 3M Plus dan koordinasi dengan tim Jumantik menunjukkan perbaikan perilaku keluarga, meskipun belum konsisten. Kunjungan keluarga terbukti efektif dalam identifikasi komprehensif faktor risiko lingkungan dan memberikan intervensi langsung sebagai upaya pencegahan sekunder demam dengue.
