Pembuatan Styrofoam Biodegradable (Biofoam) dari Biji Buah Cempedak dan Serat Jerami yang Ramah Lingkungan

Authors

  • Eni Budiyati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Malik Musthofa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Chandra Kusuma Dewi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menciptakan inovasi baru biofoam sebagai kemasan yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi makanan. Penelitian ini menggunakan ekstrak pati yang didapatkan dari biji buah cempedak, serta menggunakan serat selulosa Jerami padi sebagai filler pengisi. Serat Jerami yang sudah lolos pada ayakan 100 mesh selanjutnya di delignifikasi dengan cara direndam menggunakan larutan NaOH 3% selama 6 jam pada suhu 100°C. Kemudian lakukan bleaching atau pemutihan dengan menggunakan larutan campuran NaOH 3% dengan H2O2 24% selama 2 jam pada suhu 50°C. Selulosa yang didapatkan digunakan sebagai filler. Selanjutnya pembuatan biofoam dengan cara thermopressing. Setelah adonan dicetak pada alat thermopressing sampel sudah dapat diuji. Uji yang pertama pada sampel biofoam adalah Uji Daya serap air, Uji kuat tekan, dan Uji Biodegradasi. Pertama uji daya serap air, ini bertujuan untuk menentukan apakah produk dapat dengan mudah terurai dalam air. Kedua uji kuat tekan, dilakukan untuk mengukur seberapa kuat dan kokoh nya produk. Terakhir uji Biodegradasi bertujuan untuk mengetahui seberapa lama produk biofoam dapat melebur ditanah.

Downloads

Published

2025-10-30