Monitoring Alat Penyiram Tanaman Otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dan Bertenaga Surya
Abstract
Pertanian modern menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya air, minimnya tenaga kerja, dan tuntutan efisiensi dalam pengelolaan tanaman. Cabai sebagai salah satu komoditas hortikultura unggulan membutuhkan pengaturan penyiraman yang tepat untuk mendukung pertumbuhan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang didukung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama, guna menciptakan solusi pertanian yang cerdas dan berkelanjutan. Perancangan sistem melibatkan integrasi perangkat keras dan lunak menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama, sensor kelembaban tanah, sensor suhu dan kelembaban DHT22, sensor hujan, serta sensor INA219 untuk memantau konsumsi daya. Sistem tenaga terdiri dari panel surya 20 Wp, solar charge controller (SCC), dan baterai 12V 10Ah yang menyuplai daya ke seluruh komponen, termasuk pompa air 12V sebagai aktuator penyiraman. Seluruh data sensor dikirim secara real-time ke aplikasi Blynk melalui koneksi Wi-Fi, sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan dan pengendalian jarak jauh menggunakan smartphone. Sistem bekerja secara otomatis berdasarkan nilai kelembaban tanah, jika kelembaban turun di bawah ambang batas 50%, pompa akan menyala hingga mencapai kelembaban optimal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil menjaga kelembaban tanah pada kisaran ideal 50–70% baik pada kondisi cuaca cerah maupun berawan. Konsumsi daya rata-rata sebesar 4,79 watt saat idle dan 12 watt saat pompa aktif. Sistem juga terbukti mampu beroperasi mandiri selama 24 jam penuh tanpa ketergantungan pada listrik PLN. Dibandingkan metode konvensional, alat ini mampu mengurangi intervensi manual hingga 90%. Dengan demikian, sistem ini menawarkan solusi inovatif dan aplikatif untuk mendukung pertanian berkelanjutan yang hemat energi, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital melalui penerapan IoT dan energi terbarukan.
