Pengaruh Stretching Exercise sebagai Tambahan Terapi terhadap Fungsi Motorik pada Pasien Pascastroke yang Mengalami Kelemahan Otot pada Ekstremitas
Abstract
Stroke adalah gangguan sistem saraf yang terjadi secara tiba-tiba akibat kelainan pada pembuluh darah, menyebabkan otak kekurangan oksigen sehingga mengakibatkan cedera atau kerusakan sel-sel otak. Tanda dan gejala yang sering muncul pada pasien stroke adalah hemiparesis, yang menyebabkan pasien kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Gangguan ini terjadi akibat penurunan kekuatan otot pada ekstremitas, akibat kerusakan pada bagian otak yang mengontrol gerakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stretching exercise terhadap fungsi motorik dan kekuatan otot pada pasien pasca stroke yang mengalami kelemahan otot ekstremitas. Peneliti menggunakan metode quasi-eksperiment dengan pendekatan pretest postest control group. Data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner data demografi, kuesioner Fugl-Meyer, dan kuesioner pengukuran kekuatan otot. Responden dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang menjalani perawatan di ruang rehabilitasi RSUD Pandan Arang Boyolali yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu pasien pasca stroke yang mengalami kelemahan otot pada ekstremitas dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian program stretching exercise. Peneliti melakukan analisis menggunakan uji paired sample test untuk melihat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah intervensi, dan uji independent sampel test digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam fungsi motorik dan kekuatan otot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi stretching exercise secara signifikan meningkatkan fungsi motorik dan kekuatan otot (p < 0,05), dan hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok pada kekuatan otot (p < 0,05) tetapi tidak pada fungsi motorik (p > 0,05). Intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan otot secara signifikan, tetapi tidak menunjukkan efektivitas yang signifikan secara statistik dalam meningkatkan fungsi motorik secara keseluruhan.
